Saya tahu, saya begitu sering menyapa Tuhan kala saya benar-benar membutuhkannya.
Saya tahu, saya pernah benar-benar menangis di hadapanNya untuk apapun yang terjadi dalam hidup saya.
Ketika saya rasa saya mulai lelah untuk terus meminta,
ternyata saya diantarkan pada suatu titik yang tak pernah saya sangka bisa saya alami.
Sebuah titik yang memberikan saya berbagai pemahaman baru. Memberikan saya dunia yang tidak pernah saya sangka bisa saya miliki, bahkan meskipun saya pernah ada disana sebelumnya, saya baru merasa benar-benar hidup di titik ini.
Karena sekarang, ketika saya menyapu pandangan, yang saya lihat adalah orang-orang yang sedang berjuang. Mereka yang berjuang untuk apapun yang ingin mereka kejar. Mereka yang membuat saya tahu bahwa saya tidak pernah lelah sendirian, bahkan terkadang membuat saya malu untuk berkata lelah. Mereka yang selalu membuat saya bingung bagaimana mereka selalu mensyukuri apa yang mereka dapat, setidaknya mereka selalu berusaha untuk itu.
Saya ada pada suatu titik dimana saya bahkan hampir lupa apa itu definisi bersantai. Karena pada detik dimana saya ingin berleha-leha, orang-orang di sekitar saya berlari sangat kencang di samping saya, dan saya harus ikut berlari. Apa yang kami kejar di depan sana?
Awalnya saya tidak tahu. Bahkan mungkin sampai sekarang saya tidak pernah tahu secara spesifik.
Tapi saya dan mereka, kami hanya sedang mencoba berlari sekencang mungkin untuk meraih sebuah janji kebaikan, yang harus diraih dengan banyak pengorbanan. Karena hakikatnya mereka tak mengajarkan saya untuk mencoba meraih dan mendapatkan kebahagiaan, mereka mengajari saya untuk berjuang, untuk sama-sama berkorban dan berusaha meraih janji kebaikan itu dan pada akhirnya, kebahagiaan adalah kepastian yang mengiringi.
Saya sungguh pernah banyak mengeluh pada Tuhan, tapi saya pun kini sungguh bersyukur atas segala rencanaNya dengan menempatkan saya pada titik ini. Saya tahu jalan ini dan jalan selanjutnya tidak akan mudah, tapi seperti yang lalu, saya tahu semua ini berarti banyak untuk saya.
Perjuangan kita sungguh masih sangat muda. Masih panjang dan sungguh akan melelahkan jalan di depan sana. Tapi untuk tujuh bulan kebelakang kita sudah berjuang, dan tentu, tentu kita masih akan sanggup untuk terus berjuang.
Untuk keluarga-keluarga saya,
keluarga tempat pertama saya lahir, eASY.
keluarga tempat saya semakin tumbuh, OSIS.
keluarga tempat saya bisa selalu tertawa, Bullet's.
Semangat! Semangat!
Sungguh titik ini adalah masa yang berat. Tapi saya ingin menepi sejenak untuk bilang bahwa saya tidak tahu apa rasa terimakasih saja cukup atas semua yang saya terima. Saya sungguh sayang kalian, keluarga saya.