Tuesday, November 17, 2015


Kadang, seseorang yang sangat ingin kau jumpai, adalah ia yang kau hindari ketika bertemu. Seseorang yang sangat ingin kau ajak bicara, adalah ia yang kau diamkan ketika berjumpa. Seseorang yang sangat ingin kau beri senyum, adalah ia yang kau acuhkan begitu saja. Perasaan yang nyata ini aneh dan lucu. -Kurniawan Gunadi


Iya, kah?

Thursday, July 23, 2015


When you ask Allah, you are a winner in every situation
 Shaikh Ibn 'Uthaimeen's Commentary of Riyad as-Saaliheen (v.6 p.52)



Thursday, July 16, 2015

tentang berjuang


Perjuangan itu bisa dimulai dengan seadanya atau segalanya. Seadanya ataupun segalanya itu pilihan. Seberapa banyak yang mampu dikorbankan, itu juga pilihan. Tapi yang pasti, ganjaran selalu tahu kemana harus memihak, semesta akan seadil itu dalam menghadirkan ketetapan alam.

Jadi, jangan berhenti, ya! Aku tahu kamu lelah dan berulangkali ingin menyerah, memilih mundur saja. Tapi aku juga tahu kamu akan terus dan tetap melangkah, meski terseok-seok.

Aku tahu meski kamu sesekali ingin berbalik, meski kamu pernah berjalan menjauh, kamu akan kembali ke jalan juangmu itu

karena aku tahu kamu peduli, lebih dari yang bisa kamu akui.

Jadi, kalau lelah, men-jeda-lah, dalam pertemuan di 5 waktumu, dalam syukurmu, dalam sepertiga malammu, atau yang paling konkrit, bobo yang lama, makan yang banyak, ya!

semangat, untuk seluruh teman-temanku dalam ranah juang kalian masing masing :))

Wednesday, June 24, 2015

Bukber IPA 2

Ada sedikit rasa kecut di hati menghadiri buka bersama hari ini. Menyadari bahwa setelah ini jalan dan dunia kita akan berbeda.







Selamat berpuasa :)

Thursday, May 21, 2015

Putih-Abu di Hari Terakhir

High school changes people, they said. 

Aku juga percaya itu, dan sama percayanya bahwa setiap masa, setiap lingkaran, setiap fase juga mengubah kita, sedikit atau banyak, for better or for worse.

Dulu ketika pertama kali menginjakan kaki di sekolah ini, yang katanya favorit dan unggulan, aku kira aku hanya akan berada pada lingkungan yang academic oriented. Bertemu dengan teman yang pinternya bikin pengen nangis, dan guru-guru ajaib. Atau atmosfir kelas yang penuh persaingan dan semua orang yang ingin jadi juara. Nyatanya, lebih dari itu. Ada alasan mengapa di depan sekolah ini terpampang jelas sebuah running text  bertuliskan "Selamat Datang di Sekolah Kehidupan", karena value itu yang dibawa, cita-cita itu yang ingin dicapai.

Ternyata disini, aku dapat bonus cukup banyak. Bersama beberapa organisasi yang aku ikuti aku sangat ditempa, dan akhirnya memahami banyak hal. Bersama Teteh-teteh mentor, aku mendapat akses keislaman yang luas, memberiku kesempatan mengenal Islam dengan lebih baik. Bersama teman-teman dengan semangat yang tinggi, kami perlahan berubah, bertumbuh, memahami ini dan itu.

Segala rutinitas itu, sesegera mungkin akan berakhir. Mempersilakan kita keluar dari gerbangnya untuk memasuki fase baru. Iya, sudah hari terakhir saja bersama Putih-Abu.











Terimakasih banyak Smansa! :)