Tuesday, April 30, 2019
Monday, April 22, 2019
Ada yang marah dengan berkata-kata, berteriak, bicara panjang lebar.
Ada juga yang marah dengan melangkah mundur, memilih meredakan hati sebelum emosi menguasai diri.
Ada yang bersedih dengan memeluk banyak orang, menangis pada banyak pundak, bercerita pada banyak telinga.
Tapi ada juga yang bersedih dengan memilih ber-air mata hanya dalam sunyinya kamar, senyapnya malam; memastikan tak ada satu raga pun yg tahu.
Ada yang memimpin dengan tegas dan gagah, dengan keras dan kuat.
Ada juga yang memimpin dengan ramah dan bersahabat, dengan akrab dan dekat.
Ada yang bilang; "Hai, aku sayang sekali sama kamu"
Ada juga yang bilang; "Masih sakit?" atau ya bahkan tanpa kata-kata bawain makan, beliin obat, ngomel-ngomel karena khawatir.
Intinya, kita punya cara kita masing-masing dalam mengelola hati juga dalam merespon setiap stimulus dari semesta.
Kita punya cara masing-masing; dalam bersedih, dalam marah, dalam memimpin, dalam berelasi, juga dalam mencintai.
Semangat, ya!
Ada juga yang marah dengan melangkah mundur, memilih meredakan hati sebelum emosi menguasai diri.
Ada yang bersedih dengan memeluk banyak orang, menangis pada banyak pundak, bercerita pada banyak telinga.
Tapi ada juga yang bersedih dengan memilih ber-air mata hanya dalam sunyinya kamar, senyapnya malam; memastikan tak ada satu raga pun yg tahu.
Ada yang memimpin dengan tegas dan gagah, dengan keras dan kuat.
Ada juga yang memimpin dengan ramah dan bersahabat, dengan akrab dan dekat.
Ada yang bilang; "Hai, aku sayang sekali sama kamu"
Ada juga yang bilang; "Masih sakit?" atau ya bahkan tanpa kata-kata bawain makan, beliin obat, ngomel-ngomel karena khawatir.
Intinya, kita punya cara kita masing-masing dalam mengelola hati juga dalam merespon setiap stimulus dari semesta.
Kita punya cara masing-masing; dalam bersedih, dalam marah, dalam memimpin, dalam berelasi, juga dalam mencintai.
Semangat, ya!
Subscribe to:
Posts (Atom)