Friday, November 17, 2017

kamu tahu, banyak nasihat baik bilang bahagia itu diciptakan.
aku pecaya itu,
hingga hari ini aku menyadari,
ternyata lebih dari sekedar diciptakan,
bahagia itu diperjuangkan.

karena untuk pertama kalinya,
setelah ujian remedial berkali-kali
hujan tak lagi membawa sepi
tak lagi membawa hampa
dan hembusan-hembusan rindu yang disampaikannya kini,
tak lagi banyak melukai.

aku dulu tidak begitu suka ketika hujan datang,
bukan tidak suka atas limpahnya kebermanfaatan yang ia berikan,
namun aku datang dari tempat dimana hujan biasa membersamai banyak kejadian
sehingga turunya rintik hujan membawa sekalian banyak memori, banyak kenangan, banyak wajah-wajah, yang pernah membersamaiku dulu,
sehingga jatuhnya tetes itu ke tanah seolah menjadi awal dari dimainkannya film lama tentang banyak hal yang sedang kutinggalkan di tempat lain,
sehingga setiap kali ia datang, aku seolah dipaksa untuk merasakan semua rindu yang selama ini terpisah-pisah dalam dimensi ruang dan waktu secara serentak bersama-sama
sehingga setiap kali hujan datang,
aku mati-matian menghindarinya.

hingga akhirnya aku putuskan untuk memberanikan diri menghadapinya,
karena seperti yang aku bilang,
menghindar tidak pernah membuatmu lulus ujian.

dan bahagia yang kuperjuangkan itu datang juga,
ketika hari ini rasa itu menyelusup dalam dada
menggetarkan sanubari,
untuk pertama kalinya setelah entah kapan,
kelabunya langit hujan tak lagi membuat sendunya hatiku.

terimakasih,
maaf karena begitu lama yang kubutuhkan untuk memahaminya.


Wednesday, November 08, 2017

Kamu akan mengetahui perbedaan shalat yang dilakukan dengan terburu-buru atau yang dengan meluangkan waktu dan ketenangan.

Kamu akan menyadari perbedaannya bukan hanya ketika sholat, tetapi juga pada hari-hari yang kamu jalani.

Ada beberapa kebahagiaan dalam berislam.
Salah satunya adalah kita dapat merasakan buahnya iman dalam kehidupan kita.
.
.

- Nouman Ali Khan

Thursday, November 02, 2017

tentang percaya


mungkin, salah satu pemahaman terbesar yang aku terima dalam dua tahun belakanga dalam hidupku adalah kini aku begitu percaya bahwa Tuhan adalah sebaik-baiknya perencana. 
aku sudah sepercaya itu,
seyakin itu,
bahwa Tuhan menyayangi hambanya dengan banyak makna, lewat banyak cara, dalam definisi yang tak terduga-duga.

hingga kalimat, aku hanya berdoa agar Allah kasih yang terbaik kini memiliki makna yang begitu magis bagiku, entah ketika aku yang melantunkannya atau ketika orang lain mengucapkannya.

karena sekarang aku mengerti, bagi mereka-mereka yang percaya bahwa Tuhan adalah penulis skenario terbaik,
ada kelapangan hati yang luas ketika mengucapkannya,
ada keikhlasan yang dalam ketika meyakininya,
ada keegoisan dan nafsu yang telah dikesampingkannya.

karena kamu tidak bisa sebenar-benarnya mengharapkan Tuhan memberikan yang terbaik ketika kamu masih berharap kepada selain-Nya,
ketika kamu masih menolak tanda-tanda yang diperlihatkannya,
ketika kamu tak berani untuk melepaskan, mengikhlaskan apa yang paling ingin kamu genggam, kamu miliki, kamu cintai, kamu jalani, kamu cita-citakan untuk apa yang telah Tuhan tentukan.