Tuesday, December 05, 2017



Tidak semua orang memiliki pengetahuan, tapi semua orang mampu berpikir.

Itulah sebabnya Al-Qur'an bukan bertanya, "Tidakkah kau tahu?"

Melainkan bertanya, "Tidakkah kau berpikir?"

-Nouman Ali Khan

Friday, November 17, 2017

kamu tahu, banyak nasihat baik bilang bahagia itu diciptakan.
aku pecaya itu,
hingga hari ini aku menyadari,
ternyata lebih dari sekedar diciptakan,
bahagia itu diperjuangkan.

karena untuk pertama kalinya,
setelah ujian remedial berkali-kali
hujan tak lagi membawa sepi
tak lagi membawa hampa
dan hembusan-hembusan rindu yang disampaikannya kini,
tak lagi banyak melukai.

aku dulu tidak begitu suka ketika hujan datang,
bukan tidak suka atas limpahnya kebermanfaatan yang ia berikan,
namun aku datang dari tempat dimana hujan biasa membersamai banyak kejadian
sehingga turunya rintik hujan membawa sekalian banyak memori, banyak kenangan, banyak wajah-wajah, yang pernah membersamaiku dulu,
sehingga jatuhnya tetes itu ke tanah seolah menjadi awal dari dimainkannya film lama tentang banyak hal yang sedang kutinggalkan di tempat lain,
sehingga setiap kali ia datang, aku seolah dipaksa untuk merasakan semua rindu yang selama ini terpisah-pisah dalam dimensi ruang dan waktu secara serentak bersama-sama
sehingga setiap kali hujan datang,
aku mati-matian menghindarinya.

hingga akhirnya aku putuskan untuk memberanikan diri menghadapinya,
karena seperti yang aku bilang,
menghindar tidak pernah membuatmu lulus ujian.

dan bahagia yang kuperjuangkan itu datang juga,
ketika hari ini rasa itu menyelusup dalam dada
menggetarkan sanubari,
untuk pertama kalinya setelah entah kapan,
kelabunya langit hujan tak lagi membuat sendunya hatiku.

terimakasih,
maaf karena begitu lama yang kubutuhkan untuk memahaminya.


Wednesday, November 08, 2017

Kamu akan mengetahui perbedaan shalat yang dilakukan dengan terburu-buru atau yang dengan meluangkan waktu dan ketenangan.

Kamu akan menyadari perbedaannya bukan hanya ketika sholat, tetapi juga pada hari-hari yang kamu jalani.

Ada beberapa kebahagiaan dalam berislam.
Salah satunya adalah kita dapat merasakan buahnya iman dalam kehidupan kita.
.
.

- Nouman Ali Khan

Thursday, November 02, 2017

tentang percaya


mungkin, salah satu pemahaman terbesar yang aku terima dalam dua tahun belakanga dalam hidupku adalah kini aku begitu percaya bahwa Tuhan adalah sebaik-baiknya perencana. 
aku sudah sepercaya itu,
seyakin itu,
bahwa Tuhan menyayangi hambanya dengan banyak makna, lewat banyak cara, dalam definisi yang tak terduga-duga.

hingga kalimat, aku hanya berdoa agar Allah kasih yang terbaik kini memiliki makna yang begitu magis bagiku, entah ketika aku yang melantunkannya atau ketika orang lain mengucapkannya.

karena sekarang aku mengerti, bagi mereka-mereka yang percaya bahwa Tuhan adalah penulis skenario terbaik,
ada kelapangan hati yang luas ketika mengucapkannya,
ada keikhlasan yang dalam ketika meyakininya,
ada keegoisan dan nafsu yang telah dikesampingkannya.

karena kamu tidak bisa sebenar-benarnya mengharapkan Tuhan memberikan yang terbaik ketika kamu masih berharap kepada selain-Nya,
ketika kamu masih menolak tanda-tanda yang diperlihatkannya,
ketika kamu tak berani untuk melepaskan, mengikhlaskan apa yang paling ingin kamu genggam, kamu miliki, kamu cintai, kamu jalani, kamu cita-citakan untuk apa yang telah Tuhan tentukan.







Friday, September 29, 2017

yang menjadi begitu penting kemudian adalah memahami
bahwa kamu dan orang-orang di sekitarmu berbeda dalam banyak hal

berbeda apa yang sedang dihadapi
berbeda apa yang sedang diperjuangkan
berbeda apa yang mampu dikorbankan
bahkan berbeda dalam memandang dan memaknai realitanya

kamu dan orang-orang di sekitarmu tidak dibesarkan dengan cara yang sama
kamu dan orang-orang di sekitarmu tidak sedang diuji dengna ujian serupa
kamu dan orang-orang di sekitarmu tidak pula mendapat nikmat yang sama

bekas luka yang masing-masing kita punya berbeda satu sama lain,
tentang bagaimana kita mendapat luka itu juga menjadi cerita sendiri-sendiri

sehingga bila kamu temui,
seseorang bersedih atas hal yang kamu anggap biasa
seseorang terluka karena hal yang kamu anggap tidak ada apa-apanya
yang tidak berbahagia atas hal yang membuatmu begitu bahagia
pahamilah, dunia masing-masing yang pernah dan sedang kita jejaki telah membuat kita mendefinisikan banyak hal dengan cara yang berbeda

sehingga kita hanya sebatas mampu saling meyakinkan bahwa kita tak pernah berjuang sendirian, tak pernah terluka sendirian, dan tidak selayaknya berbahagia sendirian, meski dalam dunia dan definisi yang berbeda

kita begitu berbeda dalam banyak hal
dan tidak menjadi kewajiban siapapun untuk membuatnya sama

kita begitu berbeda dalam banyak hal,
dan salah satu pemberian terbesar yang mampu kamu beri
adalah kelapangan hati untuk menerimanya

:)

Tuesday, September 19, 2017

You should lift your head up sometimes
And wandering my soul through my eyes
That's how I have my door open

The yellow pages of my stories lay behind it
Uncovering the reason behind every scar you once had your finger on
Describing this strange atmosphere you once noticed

You should have your eyes on mine sometimes
That way maybe you will understand

That I have been so hurt before
That I absolutely understand what suffering feels like
That I have broken into pieces
I work my whole life putting them back together

You have to feel my heart sometimes
To know that I was so fragile
But life has thrown too many things
I'm unbreakable now

For what I was
And what I've been through
Look me in the eyes
And let me hear you read my stories


Sunday, August 20, 2017


Ada kalanya,
yang kita butuh hanya sehelai sajadah

ada kalanya,
yang kita butuh hanya waktu untuk bersimpuh dengan segala kerendahan hati

tanpa berkata apa-apa

hanya untuk menangis sejadi-jadinya

karena kita percaya

Tuhan tahu

ada perih yang kita rasa
ada luka yang kita sembunyikan

Tuhan tahu,
dan terkadang,
itu saja cukup


Thursday, July 13, 2017

If there is



If there's
a little whisper
from the deepest place of our heart
saying
I could have done better
maybe we really could have

If there is
a little believe
in our broken soul
that you should have tried harder
maybe we should really have

If there is
a slight feeling
that we didn't belong where you are
maybe we never really did

But life isn't always comfortable
and people aren't always happy

So, then,
we stuff our feelings in*
and go on with life

Leaving the past behind us
accepting what we have
who we are
and stop regretting what we didn't do better

Believing that this must be the best path this universe has prepared for us

That's called being grateful, isn't it?

But...
If there's
a person you never know
looking back at you
when you see yourself in the mirror

If there's
a lonely feeling of being with yourself
an empty sight of what used to be filled with the entire galaxy

If there's
that one little second
when you suddenly just stop
and realize
that you have lost yourself
that you have gone too far from who you really are

So that time
maybe we really have to stop stuff our feelings in*
stop defining being grateful as accepting everything life has thrown at us

So that time,
maybe we should become a fighter again
maybe we should start looking for that lost-self

So that time,
maybe we should do better
and try harder
again
and find where we truly belong

If only there is.



* inspired by Meredith Grey's words in episode 24 season 12 of Grey's Anatomy; "Family Affair"



Friday, May 05, 2017

Belajar Mencintai


"aku tidak jatuh cinta pada pandangan pertama, mencintaimu adalah sebuah proses yang aku hormati"
--proses yang aku hormati-- kata-kata itu terus menggema di kepalaku, meski telah berhari-hari sejak aku membacanya, masih takjub dengan betapa relevannya kata-kata itu dengan banyak hal.
Ketika beberapa dari kita bisa jatuh cinta hanya dalam sekelebat mata pada (si)apapun, beberapa yang lain menjadikan mencintai sebagai sebuah proses, yang kadang tak sebentar. Aku, misalnya. Seperti juga sang pemilik kalimat, aku juga tak jatuh cinta pada pandangan pertama, aku jatuh cinta setelah proses yang panjang, setelah lika-liku belajar mencintai yang melelahkan


Mencintai menjadi proses yang terhormat, karena kamu tidak hanya jatuh cinta dalam perjalannya. Kamu harus menerima, kamu harus memaafkan, kamu harus memperjuangkan,
kamu,
harus mati-matian bertahan,
setelah itu,
baru kamu jatuh cinta.

Mencintaimu adalah proses yang aku hormati

karena untuk sampai pada jatuh cinta, aku telah memberi semua yang aku mampu
                                                             aku telah melepaskan (si)apa yang pernah bertahta lama dalam 
                                                             hatiku
                                                             aku telah berhenti mencari pengganti
                                                             dan mulai pada yang baru
                                                             aku telah memperluas kapasitasku untuk mencintai
karena sejatinya, yang pernah kucintai tak bisa diganti.
semua yang pernah datang, datang pada masanya, memberikan kesannya, menempati tempatnya
lalu pergi ketika waktunya.
karena,
cinta itu datang dan pergi.
selalu.

Terimakasih, untuk pencerahannya.
Selamat berjuang,
di jalan cinta para pejuang.




Dan oh, aku tak sedang berbicara soal laki-laki.
Aku berbicara soal hidup.



 

Thursday, March 02, 2017

Resonansi

"Apa yang melukaimu akan merahmatimu. Kegelapan adalah kandil buatmu.

Apa yang meletihkanmu akan menggembirakanmu. Keringat adalah pembakaran lemak jahatmu.

Apa yang kau impikan akan memimpikanmu. Harapan adalah tepukan sejoli kasih yang tak berbunyi sebelah tangan.

Apa yang kau rendahkan akan merendahkanmu. Kehinaan adalah taburan angin keburukan yang menuai badai kenistaan.

Apa yang kau perbuat akan menjadikanmu.
Nasib adalah ketetapan yang terpahat lewat ikhtiar "

-Yudi Latif dalam Makrifat Pagi