Thursday, August 22, 2019

Aku tidak pernah tau bagaimana takdir menjawab semua doa dan harap ini pada akhirnya. Bagaimana ujung dari apa-apa yang mungkin ada sekarang. Tapi, itu bukan menjadi urusanku. Biarlah setiap rahasia takdir Tuhan yang tentukan bingkisannya. Urusanku adalah memohonkan ketetapan terbaik, lalu berprasangka baik apapun jawabannya.

Sedang dalam rentang waktu yang dijalani kini, aku akan mempersiapkan ketidakhadiranmu. Bersebab urusan melepaskan yang sedang aku usahakan. Setidaknya, sebelum penghujung tahun datang dan persimpangan itu kita temui lagi, aku harus bersiap diri. Aku tidak mau menjadi berantakan dan malah kerepotan membenahi hati. Aku tidak mau bersedih bersebab akhir yang aku sudah tau mungkin terjadi.

Karena itu, aku akan mundur perlahan. Biarlah semua aku beri titik disini. Biarlah bunyi kalimat selanjutnya, aku percayakan seutuhnya pada Sang Perencana Terbaik.

Biarlah sesak ini jadi ujian yang harus aku hadapi. Semoga aku lebih ikhlas dan lapang karenanya.

Tenang saja, biar semua ini jadi urusanku seorang diri. Suatu saat, aku pasti sembuh sendiri. 
.

No comments:

Post a Comment