Sunday, July 01, 2018

Ada satu kejadian ketika aku sedang bermain dengan anak-anak di Plosorejo kemarin. Diantara sekitar 15-an anak yang ikut bermain, ada satu anak yang dikucilkan, diledek, dan dibully oleh teman-teman lainnya.

Tentu yang membuat menarik bukan perkara ada praktek bullying disana, karena ku yakin hal itu bukan hal aneh baik di lingkup anak-anak ataupun dewasa, baik di dunia nyata maupun maya.

Yang membuatku tersadar akan suatu hal adalah ketika aku melihat nenek dari anak tersebut (yang ku taksir usianya diatas 80 tahun) datang memarahi dan mengejar anak-anak lain yang membully cucunya, tidak sampai disitu, nenek itu membawa batu yang kemudian dilempari pada anak-anak.

Berbahaya? Tentu. Kalau batu itu sampai melukai, urusan bisa panjang. Dan apa kalian merasa tindakan nenek itu berlebihan sebab yang dihadapi anak-anak? Iya aku juga merasa begitu.

Tapi poin-nya bukan disitu.

Poinnya adalah kadang kita lupa, setiap manusia yang kita hina, yang kita "bully",yang kita cela,

mereka adalah manusia yang punya orang-orang yang begitu mencintai mereka,
yang membesarkan mereka dengan penuh perjuangan dan penuh kasih sayang
yang peluh keringatnya, lelah raganya ditujukan untuk berjuang demi mereka,
orang-orang yang tak pernah luput bersimpuh di atas sajadah merapalkan doa-doa baik untuk mereka

Kita kadang lupa, mereka sangat berharga bagi keluarganya, bagi bapak-ibuknya, bagi orang-orang yang mencintainya.

Maka bayangkan, perihnya hati mereka bila mereka tau segala kata sampah yang pernah kita sematkan pada orang yang dicintainya. Marahnya hati mereka bila mereka tau segala perlakuan buruk kita padanya

Atau bayangkan saja, hancurnya hati ibuk-bapakmu sendiri, yang cium dan peluk penuh ragunya itu masih mengantarmu hingga depan pintu sebelum kamu pergi, bila kamu disakiti, dihina, diolok-olok oleh oranglain.

Sehingga ketika kamu menghinanya, melukainya, membullynya hingga sakit hatinya, kamu tidak hanya telah zalim kepadanya, kamu juga zalim kepada seluruh yang mencintainya.


No comments:

Post a Comment