Tuesday, August 07, 2018

tentang doa


Pernah berpikir gak, bahwa setelah sujud penuh simpuh kamu menghamba, setelah tengadah tanganmu setiap sepertiga malam, namun do'a mu tak kunjung Allah kabulkan itu mungkin karena kamu tidak baik dimataNya? 
Karena Ia tidak mencintaimu? 
Pernah berpikir seperti itu?

Bila pernah, coba ingat lagi kisah Nuh yang berdoa selama 950 tahun tapi orang terdekatnya tetap tidak beriman. Kisah Muhammad yang berdoa bagi pamannya, tapi tetap melawannya hingga akhir. Kisah Yaqub yang berdoa sambil menangis hingga hilang penglihatannya atas kerinduan terhadap putranya Yusuf. 
Dan apakah mereka bukan orang-orang yang begitu mulia dan begitu Allah cintai?
Maka doa-mu tak pernah jadi sebab akan pemberian Allah. 
Berdoa adalah perbincangan akrabmu dengaNya. Wujud penghambaan bahwa kita, manusia, adalah tidak berdaya. 

Dikabulkan atau tidak, bukan itu poinnya. Terus berdoa apapun kondisinya, itu intinya.
Maka dicintai atau tidak kita oleh Allah bukan atas dikabulkan atau tidaknya doa dan pinta kita. Dicintai atau tidaknya kita oleh Allah adalah ketika lisan dan hati kita masih tergerakan dan Allah perkenankan untuk selalu berdoa.

Wallahu a'lam

No comments:

Post a Comment